Minggu, 30 September 2018

Perangkat Jaringan

Perangkat Jaringan  

   Perangkat jaringan komputer atau dalam bahasa asing disebut Network Device adalah komponen yang digunakan untuk menghubungkan komputer atau perangkat elektronik lainnya secara bersama-sama sehingga mereka dapat berbagi file atau sumber daya seperti printer atau mesin faks. Sebuah contoh perangkat yang paling umum dari perangkat jaringan digunakan pada jaringan Local Area Network (LAN). Sebuah LAN membutuhkan hub, router, kabel atau teknologi radio, kartu jaringan (NIC), dan jika menginginkan akses online maka dibutuhkan pula, modem kecepatan tinggi. Sebuah perangkat yang sangat penting dalam jaringan komputer. Karena jika tidak adanya peranan dari perangkat jaringan, maka sebuah komputer tidak dapat saling terhubung dengan komputer lainnya. Maka dari itu, perangkat jaringan bertugas untuk menjembatani antara komputer yang saling terhubung. Perangkat keras jaringan komputer, merupakan sebuah hardware yang di gunakan untuk mencapai suatu tujuan dari fungsi jaringan komputer itu sendiri, seperti berkomunikasi, bertukar data dan lain sebagainya. 
      Misalkan contoh , modem sebagai alat perangkat keras jaringan komputer untuk mengakses internet. Jika hanya modem saja tentu belum bisa mengakses internet, masih dibutuhkan perangkat lunak dan protokol jaringan yang bisa berfungsikan perangkat jaringan komputer tersebut atau perangkat pada jaringan komputer yang berupa program aplikasi mengakses jaringan lainnya. Bukan cuma itu saja dibutuhkan mediator berupa wired maupun wireless sebagai perangkat jaringan untuk menghubungkan komputer ke modem dan dari modem ke komputer lainnya. Selain itu juga tentunya mediator penyedia layanan jasa Internet Service Provide (ISP) jika komputer itu dihubungkan ke jaringan komputer berbasis internet. Jika berbicara perangkat jaringan komputer untuk akses lokal, selain dibutuhkan perangkat jaringan komputer berupa kartu LAN atau sering di namakan Network Interface Card (NIC) dibutuhkan juga pengkabelan sebagai mediator penghubung dan tentunya perangkat lunak jaringan yang  berupa program pengakses jaringan lokal misalkan program network neighboor hood, net meeting, network connection sharing dan sebagainya.

Macam Macam Perangakat Jaringan 

1. Perangkat jaringan berupa hardware. 
    contoh : Kartu Jaringan  (NIC), ethernet, Hub, Router, Bridge, Switch, Modem, dan lain lain.
2. Perangkat lunak jaringan berupa software jaringan.
    contoh : Sistem Opersi Jaringan, Sistem Administrasi Jaringan Sistem Keamanan Jaringan.
3. Protokol jaringan.
     contoh : TCP/IP, FTP, UDP dan lain-lainnya.
4. Perangkat jaringan berupa mediator atau media transmisi dan wired maupun wireless.
     contoh : Kabel UTP, Fiber Optik.
5. Jika mengakses internet maka ISP juga masuk dalam perangkat jaringan komputer.

Jenis Jenis Perangkat Jaringan

1. Repeater.
  Repeater berfungsi untuk memperluas jangkauan sinyal wifi dari server supaya perangkat lain dapat terhubung. Cara kerja repeater yaitu menerima sinyal dari server dan kemudian akan memancarkan kembali sinyal tersebut dengan jangkauan yang lebih luas dan lebih kuat. Dengan kata lain sinyal yang tadinya lemah dapat di pancarkan kembali dengan repeater menjadi sinyal yang lebih kuat dan luas.


Kekurangan dan Kelebihan.
Kekurangannya :
1. Repeater harus di tempatkan di tempat yang tinggi.
2. Memperpanjang jarak fisik jaringan.
3. Jaringan serius mempengaruhi kinerja jaringan.
4. Khusus terhubung media yang berbeda.
5. Tembaga untuk serat.

Kelebihannya :
1.Dapat memperkuat sinyal.
2. Sebuah analog perangkat yang memperkuat sinyal terlepas dari alam (analog atau digital).
3. Sebuah digital perangkat yang memperkuat, membentuk ulang , atau melakukan kombinasi dari salah satu fungsi pada       sinyal input digital untuk transmisi ulang.
4. Karena repeater bekerja dengan sinyal fisik yang sebenarnya, dan jangan mencoba untuk                                                             menginterpretasikan data yang di kirim.
5. Repeater bekerja pada lapisan fisik, di lapisan pertama dari model OSI.
2. Bridge.

     Bridge juga memiliki fungsi yang dibilang mirip dengan router, yaitu memperluas sebuah jaringan dan sekaligus membuat sebuah segmen jaringan. Cara kerja bridge yaitu mengenali sebuah alamat MAC yang akan mentransmisi sebuah data ke jaringan, selanjutnya bridge akan memuat kabel internal secara tomatis yang dapat menentukan segmen mana yang akan di filter ataupun di routing.
Kekurangan dan Kelebihan.
Kekurangannya :
1. Bridge tidak bisa memblokir paket broadcast.
2. Menambah delay pada jaringan.
3. Jika alamat yang diterima tidak di kenal oleh bridge, maka akan di siarkan berita ke jaringan segmen lain dan hal ini          dapat menyebabkan terjadinya broadcast strom (badai siaran) yang efeknya dapat membuat jaringan macet total.
4. Meskipun dapat memiliki domain collision yang berbeda, tetapi peralatan bridge hanya                                                                memiliki satu broadcat domain.

Kelebihannya :
1. Bridge adalah sebuah relay atau interconnecting device yang bias digunakan untuk menyediakan beberapa kemampuan    berikut.
2. Memperluas / menambah jarak dari network yang ada. 
3. Menambah jumlah stasiun kerja pada network.
4. Mengurangi kemacetan traffic (dengan network partitioning).
5. Menyediakan koneksi ke network yang berbeda (misalnya Ethernet ke Token Ring). 
6. Memindahkan data melalui intermediate network dengan protokol yang berbeda.

3. Network Interface Card (NIC).
      Network Interface Card (NIC) merupakan sebuah perangkat keras jaringan, yang secara fisik berbentuk seperti sebuah kartu ekspansi, yang memungkinkan setiap komputer dapat terhubung dengan suatu jaringan dengan menggunakan kabel jaringan. NIC (Network Interface Card) ini juga memiliki beberapa istilah lainnya, seperti Kartu Jaringan (Network Card), LAN Card dan juga Ethernet Card.
Network Interface Card (NIC) dipasangkan pada sebuah slot yang tedapat di dalam motherboard komputer. Saat ini seluruh jenis motherboard yang ada di dunia sudah mendukung slot untuk ekpansi NIC ini, jadi tidak ada alasan bagi sebuah produsen komputer untuk tidak menanamkan NIC di dalam komputer produksinya. NIC ini menggunakan port yang dikenal sebagai port RJ – 45, yang mana berfungsi sebagai port dalam menghubungkan kabel ataupun antenna wireless di dalam sebuah komouter, agar komputer tersebut bisa terhubung ke dalam jaringan.

Kekurangan dan Kelebihan.


Kekurangannya :
1. Jika kabel tulang belakang (Backbone) atau mana-mana nodnya bermasalah rangkaian tidak dapat berfungsi.
2. Memerlukan terminator untuk kedua- dua hujung kabel tulang belakang .
3. Sukar mengesan kerosakan.
4. Perlu pengulang (repeater) jika jarak LAN jauh.
5. Perisian tambahan diperlukan untuk mengelakkan perlanggaran (collision) data.

Kelebihannya :
1. Senang untuk menambah atau mengurangkan komputer dan nod tanpa mengganggu operasi yang telah dijalankan.
2. Kurang kabel dan jarak LAN tidak terbatas.
3. Murah.
4. Sesuai untuk rangkaian yang kecil.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Penjelasan Fungsi dan Manfaat Tentang ICMP, POP3, SMTP, FTP, ARP dan Penjelasan Tentang Mengenai IPv4 dan IPv6  1.       ICMP A...