Selasa, 16 Oktober 2018

Latihan Soal

1. Apa yang dimaksud dengan LAN ?
Jawab :
Jaringan LAN, merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah gedung atau kampus yang berukuran sampai beberapa kilometer. Jaringan LAN ini sering sekali di gunakan untuk menghubungkan komputer pribadi dan workstation dalam kantor suatu perusahaan atau pabrik untuk memakai bersama sumberdaya misalnya printer, dan saling bertukar informasi. Jaringan LAN ini beroperasi pada kecepatan mulai 10 sampai 100 Mbps (Mega bit/detik).

2. Apa yang dimaksud dengan MAN ?
jawab :
Jaringan MAN pada dasarnya merupakan versi Jaringan LAN yang berukuran lebih besar dan biasanya memakai teknologi yang sama dengan Jaringan LAN. Jaringan MAN dapat mencakup kantor-kantor perusahaan yang berdekatan dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi (swasta) atau umum. Jaringan MAN biasanya mampu menunjang data dan suara, dan bahkan dapat berhubungan dengan jaringan televisi kabel.

3. Apa yang dimaksud dengan WAN ?
Jawab :
Jaringan WAN merupakan jaringan yang jangkauannya mencakup daerah geografis yang luas, misalnya sebuah negara bahkan benua. Jaringan WAN umumnya digunakan untuk menghubungkan dua atau lebih jaringan lokal sehingga pengguna dapat berkomunikasi dengan pengguna lain di lokasi yang berbeda. Pada umumnya jaringan ini untuk menghubungkan perangkat-perangkat yang tidak dapat dihubungkan melalui Jaringan LAN dan Jaringan MAN. Sehingga menghubungkan jaringan yang sangat luas. Jaringan WAN akan melibatkan operator telekomunikasi, tujuannya agar perangkat-perangkat yang ada dalam Jaringan WAN dapat saling berkomunikasi satu sama lain.

4. Apa yang dimaksud dengan topologi ring ?
Jawab :
Topologi ring atau cincin merupakan salah satu topologi jaringan yang menghubungkan satu komputer dengan komputer lainnya dalam suatu rangkaian melingkar, mirip dengan cincin. Biasanya topologi ini hanya menggunakan LAN card untuk menghubungkan komputer satu dengan komputer lainnya.

5. Kelebihan topologi ring ?
Jawab :
ü  Memiliki performa yang lebih baik daripada topologi bus.
ü  Mudah diimplementasikan.
ü  Konfigurasi ulang dan instalasi perangkat baru bisa dibilang cukup mudah.
ü  Biaya instalasi cukup murah

6. Kekurangan topologi ring ?
Jawab :
ü  Kinerja komunikasi dalam topologi ini dinilai dari jumlah/ banyaknya titik atau node.
ü  Troubleshooting bisa dibilang cukup rumit.
ü  Jika salah satu koneksi putus, maka koneksi yang lain juga ikut putus.
ü  Pada topologi ini biasnaya terjadi collision (tabrakan data).

7. Apa yang dimaksud dengan topologi tree ?
Jawab :
Topologi tree atau pohon merupakan topologi gabungan antara topologi star dan juga topologi bus. Topologi jaringan ini biasanya digunakan untuk interkoneksi antar sentral dengan hirarki yang berbeda-beda.

8. Keunggulan topologi tree ?
Jawab :
ü  Susunan data terpusat secara hirarki, hal tersebut membuat manajemen data lebih baik dan mudah.
ü  Mudah dikembangkan menjadi jaringan yang lebih luas lagi.

Kerugian topologi tree ?
Jawab :
ü  Apabila komputer yang menduduki tingkatan tertinggi mengalami masalah, maka komputer yang terdapat dibawahnya juga ikut bermasalah
ü  Kinerja jaringan pada topologi ini terbilang lambat.
ü  Menggunakan banyak kabel dan kabel terbawah (backbone) merupakan pusat dari teknologi ini.

Jelaskan apa yang dimaksud dengan Router ?
Jawab :
Router adalah sebuah alat jaringan komputer yang mengirimkan paket data melalui sebuah jaringan atau Internet menuju tujuannya, melalui sebuah proses yang dikenal sebagai routing. Proses routing terjadi pada lapisan 3 (Lapisan jaringan seperti Internet Protocol) dari stack protokol tujuh-lapis OSI.

Selasa, 09 Oktober 2018

Pengertian Tentang Topologi Jaringan Komputer

Pengertian Tentang Topologi Jaringan Komputer


Pengertian topologi jaringan komputer adalah suatu cara atau konsep untuk menghubungkan beberapa atau banyak komputer sekaligus menjadi suatu jaringan yang saling terkoneksi. Dan setiap macam topologi jaringan komputer akan berbeda dari segi kecepatan pengiriman data, biaya pembuatan, serta kemudahan dalam proses maintenance nya. Dan juga setiap jenis topologi jaringan komputer memiliki kelebihan serta kekurangannya masing-masing. ada banyak macam topologi seperti topologi ring, star, bus, mesh, dan tree yang akan dibahas di blog belajar komputer ini.


Macam-Macam Topologi Jaringan Komputer


Topologi star atau bintang merupakan salah satu bentuk topologi jaringan yang biasanya menggunakan switch/ hub untuk menghubungkan client satu dengan client yang lain.
Karakteristik Topologi STAR :
ü  Setiap node berkomunikasi langsung dengan konsentrator (HUB)
ü  Bila setiap paket data yang masuk ke consentrator (HUB) kemudian di broadcast keseluruh node yang terhubung sangat banyak (misalnya memakai hub 32 port), maka kinerja jaringan akan semakin turun.
ü  Sangat mudah dikembangkan
ü  Jika salah satu ethernet card rusak, atau salah satu kabel pada terminal putus, maka keseluruhhan jaringan masih tetap bisa berkomunikasi atau tidak terjadi down pada jaringan keseluruhan tersebut.
ü  Tipe kabel yang digunakan biasanya jenis UTP.

Kelebihan Topologi Star:
ü  Apabila salah satu komputer mengalami masalah, jaringan pada topologi ini tetap berjalan dan tidak mempengaruhi komputer yang lain.
ü  Bersifat fleksibel
ü  Tingkat keamanan bisa dibilang cukup baik daripada topologi bus.
ü  Kemudahan deteksi masalah cukup mudah jika terjadi kerusakan pada jaringan.

Kekurangan Topologi Star:
ü  Jika switch/ hub yang notabenya sebagai titik pusat mengalami masalah, maka seluruh komputer yang terhubung pada topologi ini juga mengalami masalah.
ü  Cukup membutuhkan banyak kabel, jadi biaya yang dikeluarkan bisa dibilang cukup mahal.
Jaringan sangat tergantung pada terminal pusat.

Instalasi Topologi star
Membuat sambungan dengan kabel UTP untuk penghubungan antar PC dan perangkat lainya. 

1.      Persiapkan kabel UTP dengan panjang jangan lebih dari 100m, karena jika lebih maka dalam sharing data atau sumber daya akan menjadi lamabat. Jika memang jarak antar perangkat terlalu jauh, maka memerlukan switch atau bisa juga repeater untuk menyambungkan kabel UTP setiap panjangnya mencapai 100m.
2.      Kupas 2 ujung kabel UTP bagian luar, namun jangan mengupas kabel bagian dalam. Terdapat 8 kabel di dalamnya dengan warna yang berbeda.
3.      Delapan kabel ini memiliki warna yang berbeda. Urutkan kabel-kabel ini dimulai dari kiri dengan serapih mungkin.
4.      Ratakan panjang kedelapan kabel yang telah diurutkan dengan cara memotongnya. Dalam memotong kabel kita bisa gunakan Crimping Tools.
5.      Setelah selesai menentukan urutan kabel dan jalur penyambungan, masukan kabel UTP pada konektor RJ-45. Posisi konektor RJ-45, bagian centelan yang menjadi pengunci antara konektor dan port berada di bawah. Untuk mengencangkan konektor dan kabel, kuatkan menggunakan Crimping Tools.
6.      Buatlah kabel UTP dengan jenis jalur penyambungan Straight Trough dan Cross Over sesuai dengan jumlah yang dibutuhkan. Uji koneksi kabel UTP denga LAN Tester.



Topologi ring atau cincin merupakan salah satu topologi jaringan yang menghubungkan satu komputer dengan komputer lainnya dalam suatu rangkaian melingkar, mirip dengan cincin. Biasanya topologi ini hanya menggunakan LAN card untuk menghubungkan komputer satu dengan komputer lainnya.
Instalasi Topologi Ring :
·         Instalasi topologi RING relative lebih sulit dibandingkan dengan BUS
·         Untuk menambah dan mengurangi node juga relative sulit
·         Setiap node memerlukan tepat dua node “tetangganya” agar komunikasi data dapat berjalan
·         Apabila kabel terputus, atau node rusak maka jaringan akan lumpuh
·         Topologi RING telah dikembangkan menggunakan berbagai media, seperti kabel coaxial, kabel twisted pair, bahkan Fiber Optik.
·         Saat ini jaringan topologi RING telah diimplementasikan menggunakan semacam HUB yang disebut Multistation Access Unit (MAU ata MSAU)
·         MAU menjadi alat penghubung antar host/node.
·         HUB dapat mengantisipasi adanya kabel atau node yang crash
·         Data atau token tetap dapat ditransmisikan walaupun kabel yang menuju salah satu atau beberapa node telah rusak
·         Apabila dilihat dari luar, topologi RING secara fisik mirip dengan topologi STAR

Karaktristik Topologi RING :
§  Node‐node dihubungkan secara serial di sepanjang kabel, dengan bentuk jaringan seperti lingkaran.
§  Sangat sederhana dalam layout seperti jenis topologi bus.
§  Paket‐paket data dapat mengalir dalam satu arah (kekiri atau kekanan) sehingga collision dapat dihindarkan.
§  Problem yang dihadapi sama dengan topologi bus, yaitu: jika salah satu node rusak maka seluruh node tidak bisa berkomunikasi dalam jaringan tersebut.
§  Tipe kabel yang digunakan biasanya kabel UTP atau Patch Cable (IBM tipe 6)

Kelebihan Topologi Ring :
ü  Memiliki performa yang lebih baik daripada topologi bus.
ü  Mudah diimplementasikan.
ü  Konfigurasi ulang dan instalasi perangkat baru bisa dibilang cukup mudah.
ü  Biaya instalasi cukup murah

Kekurangan Topologi Ring :
ü  Kinerja komunikasi dalam topologi ini dinilai dari jumlah/ banyaknya titik atau node.
ü  Troubleshooting bisa dibilang cukup rumit.
ü  Jika salah satu koneksi putus, maka koneksi yang lain juga ikut putus.
ü  Pada topologi ini biasnaya terjadi collision (tabrakan data).


Topologi bus bisa dibilang topologi yang cukup sederhana dibanding topologi yang lainnya. Topologi ini biasanya digunakan pada instalasi jaringan berbasis fiber optic, kemudian digabungkan dengan topologi star untuk menghubungkan client atau node. Topologi bus hanya menggunakan sebuah kabel jenis coaxial disepanjang node client dan pada umumnya, ujung kabel coaxial tersebut biasanya diberikan T konektor sebagai kabel end to end.
Karakteristik Topologi BUS :
ü  Node – node dihubungkan secara serial sepanjang kabel, dan pada kedua ujung kabel ditutup dengan terminator.
ü  Sangat sederhana dalam instalasi
ü  Sangat ekonomis dalam biaya.
ü  Paket‐paket data saling bersimpangan pada suatu kabel
ü  Tidak diperlukan hub, yang banyak diperlukan adalah Tconnector pada setiap ethernet card.
ü  Problem yang sering terjadi adalah jika salah satu node rusak, maka jaringan keseluruhan dapat down, sehingga seluruh node tidak bisa berkomunikasi dalam jaringan tersebut.

Kelebihan Topologi Bus :
ü  Biaya instalasi yang bisa dibilang sangat murah karena hanya menggunakan sedikit kabel.
ü  Penambahan client/ workstation baru dapat dilakukan dengan mudah.
ü  Topologi yang sangat sederhana dan mudah di aplikasikan

Kekurangan Topologi Bus :
ü  Jika salah satu kabel pada topologi jaringan bus putus atau bermasalah, hal tersebut dapat mengganggu komputer workstation/ client yang lain.
ü  Proses sending (mengirim) dan receiving (menerima) data kurang efisien, biasanya sering terjadi tabrakan data pada topologi ini.
ü  Topologi yang sangat jadul dan sulit dikembangkan.


Topologi mesh merupakan bentuk topologi yang sangat cocok dalam hal pemilihan rute yang banyak. Hal tersebut berfungsi sebagai jalur backup pada saat jalur lain mengalami masalah.
Karakteristik Topologi MESH :
§  Topologi mesh memiliki hubungan yang berlebihan antara peralatan‐peralatan yang ada.
§  Susunannya pada setiap peralatan yang ada didalam jaringan saling terhubung satu sama lain.
§  Jika jumlah peralatan yang terhubung sangat banyak, tentunya ini akan sangat sulit sekali untuk dikendalikan dibandingkan hanya sedikit peralatan saja yang terhubung.

Kelebihan Topologi Mesh :
§  Jalur pengiriman data yang digunakan sangat banyak, jadi tidak perlu khawatir akan adanya tabrakan data (collision).
§  Besar bandwidth yang cukup lebar.
§  Keamanan pada topologi ini bisa dibilang sangat baik.

Kekurangan Topologi Mesh :
§  Proses instalasi jaringan pada topologi ini sangatlah rumit.
§  Membutuhkan banyak kabel.
§  Memakan biaya instalasi yang sangat mahal, dikarenakan membutuhkan banyak kabel.



Topologi tree atau pohon merupakan topologi gabungan antara topologi star dan juga topologi bus. Topologi jaringan ini biasanya digunakan untuk interkoneksi antar sentral dengan hirarki yang berbeda-beda.
Kelebihan Topologi Tree :
§  Susunan data terpusat secara hirarki, hal tersebut membuat manajemen data lebih baik dan mudah.
§  Mudah dikembangkan menjadi jaringan yang lebih luas lagi.

Kekurangan Topologi Tree :
§  Apabila komputer yang menduduki tingkatan tertinggi mengalami masalah, maka komputer yang terdapat dibawahnya juga ikut bermasalah
§  Kinerja jaringan pada topologi ini terbilang lambat.
§  Menggunakan banyak kabel dan kabel terbawah (backbone) merupakan pusat dari teknologi ini.

Penjelasan Fungsi dan Manfaat Tentang ICMP, POP3, SMTP, FTP, ARP dan Penjelasan Tentang Mengenai IPv4 dan IPv6  1.       ICMP A...